Aku terbangun di pagi ini, dan mulai memikirkanmu yang jauh disana
Disambut sapaan senyum mentari dan suara gemerisik dedaunan
Teringat lagi senyuman yang kau berikan kala kita bertemu di sekolah
Senyuman yang seakan menjadi penguat hati ini disaat lemah
Aku memandangmu dimalam hari, tak pernah berhenti tersenyum engkau padaku
Dengan isyarat hati yang kuat kau siratkan rasa sayangmu untukku
Semua harapan yang kau berikan ku terima dengan sepenuh hati
Ya, sepenuh hati
Tak pernah terbayangkan semua kan terjadi
Kau tinggalkanku dalam keheningan kini
Tanpa kata, tanpa suara
Kau pergi begitu saja
Saat kusadar, aku telah ada didalam sebuah ruang
Ruang yang ternyata adalah ruang hatiku
Ketika dulu damai, tenang, dan terisi oleh harapan
kini sepi, sunyi, gundah
Kini kau telah ada yang memiliki, jalan kita berbeda
Namun adakah harapan tuk kelak kita bersama?
Ya, aku tak pernah berhenti mengharapkan itu
Dan semoga kelak bertemu, kau mengerti aku dan perasaan ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar