Seperti layaknya para remaja normal, saya merasa hidup ini membosankan. Dan apa yang saya pilih sekarang menjadi satu kesalahan terfatal yang saya buat di dalam hidup ini. Meninggalkan cinta dan sebuah zona dimana saya bisa lebih berkembang disana. Hidup dalam kesepian dan kebosanan. Ingin rasanya cepat meraih hal yang saya impikan, namun Tuhan sepertinya belum memberikan. Namun disatu kesempatan saya melihat seorang anak kecil yang berjualan koran, memakai pakaian yang sepertinya tidak dicuci seminggu, dan tubuhnya sangat kumal.
Hal itu memberi saya sebuah teguran bahwa saya masih lebih beruntung dibanding dia. Tapi disatu sisi hati saya menolak teguran itu dan mengatakan saya bisa lebih dari yang sekarang ini. Yah saya telah memilih, semoga komitmen saya memilih sebuah perjuangan bermusik dan kuliah ini menjadi pilihan yang tepat. Dan akhirnya, saya merasa hari ini sama seperti hari kemarin. Yang berarti saya gagal menjalani hari ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar